Sesungguhnya and Peristiwa Subuh: Malay Nasyid (Spiritual Songs) by Kumpulan Ar-RaihanThe transliterations and translations of these nasyid have been graciously provided by Ms. Hamimah Ahmat. She would be happy to receive any comments at blackpigeon@hotmail.com . In the USA, Raihan CDs and tapes can be ordered from Astrolabe Pictures. Sesungguhnya (Truly)(NOTE: Scroll down to "Raihan,"and you will see "Sesungguhnya." Then click on it. For some reason a direct link will not work.)
Senbenarnya hati ini cinta kepadaMu
Sebenarnya diri ini rindu kepadaMu
Tapi aku tidak mengerti
Mengapa cinta masih tak hadir
Tapi aku tidak mengerti
Mengapa rindu belum berbunga
Sesungguhnya walau ku kutip
semua permata di dasar lautan
Sesungguhnya walau ku siram
dengan air hujan dari tujuh langitMu
Namun rindu tak akan berbunga
Kucuba menghulurkan
sebuah hadiah kepadaMu
tapi mungkin kerana isinya
tidak sempurna tiada seri
kucuba menyiramnya
agar tumbuh dan berbunga
tapi mungkin kerana airnya
tidak sesegar Telaga Kauthar
Sesungguhnya walau ku kutip
semua permata di dasar lautan
Sesungguhnya walau ku siram
dengan air hujan dari tujuh langitMu
Namun rindu tak akan berbunga
Jika tidak mengharap RahmatMu
Jika tidak menagih simpati
padaMu Ya Allah
Tuhan hadiahkanlah kasihMu kepadaku
Tuhan kurniakanlah rinduku kepadaMu
Moga ku tahu
Syukurku hanyalah milikMu
Peristiwa Subuh (Event At Dawn)(Link Fixed, February 1, 2001 and November 8, 2001)
Tabuh berbunyi gemparkan alam sunyi
berkumandang suara adhan
mendayu memecah sepi
selang seli sahutan ayam
tapi insan kalaupun arahannya
mata yang celik dipejam lagi
hatinya penuh benci
berdengkurlah kembali
begitulah peristiwa di subuh hari
suara insan di alam mimpi
Ayuh bangunlah
tunaikan perintah Allah
sujud mengharap keredhaanNya
bersyukurlah bankitlah segera
moga mendapat keredhaanNya
Begitulah peristiwa disubuh hari
setiap pagi setiap hari
|